‘’Kampanye Perubahan Sosial”
Kampanye
bersangkut paut dengan perilaku yang cukup dilembagakan.Perilaku itu cenderung
sejalan dengan norma dan nilai yang ada. Kampanye seringkali menyangkut soal
pengarahan, pemerkuatan dan penggerakan kecenderungan yang ada kearah tujuan
yang diperkenankan secara sosial seperti pemungutan suara, pembelian barang-barang,
pengumpulan dana peningkatan kesehatan dan keselamatan,dan sebagainya. Oleh
karena itu cakupan bagi kemutakhiran dampak atau perubahan besar secara intrinsik
seringkali terbatas dan media dimanfaatkan untuk membantu kekuatan lembaga lainnya.
Tentunya hampir seluruh penelitian dan teori tentang kampanye yang tersedia bagi
kita telah dilaksanakan dalam lingkungan seperti itu dan secara relatif sedikit
banyaknya kita sudah mengetahui hal ikhwal kampanye, sepanjang keberadaannya,
untuk mempromosikan tujuan yang tidak biasa atau baru.
Menurut Rice dan Paisley kampanye adalah
keinginan seseorang untuk mempengaruhi opini individu dan publik, kepercayaan,
tingkah laku, minat, serta keinginan audiensi dengan daya tarik komunikator
yang sekaligus komunikatif.
Perubahan sosial
merupakan perubahan-perubahan
yang terjadi pada lembaga-lembaga
kemasyarakatan dalam suatu masyarakat yang
memengaruhi sistem sosialnya,
termasuk nilai, sikap-sikap
sosial, dan pola perilaku di
antara kelompok-kelompok
dalam masyarakat.
Proses terjadinya perubahan-perubahan pada
masyarakat di dunia pada dewasa ini merupakan suatu gejala yang normal yang
pengaruhnya menjalar dengan cepat kebagian-bagian lain dari dunia, antara lain
berkat adanya komunikasi modern dengan taraf teknologi yang berkembang dengan
pesatnya. Penemuan-penemuan baru di bidang teknologi, terjadi suatu revolusi,
modernisasi pendidikan dan lain-lain kejadian yang di suatu tempat dengan cepat
dapat diketahui oleh masyarakat-masyarakat lain yang bertempat tinggal jauh
dari pusta terjadinya peristiwa tersebut di atas. Perubahan-perubahan dalam
masyarakat dapat mengenai nilai-nilai, kaidah-kaidah, pola-pola perilaku,
organisasi, struktur lembaga-lembaga sosial, stratifikasi sosial, kekuasaan,
interaksi sosial dan lain sebagainya.
Oleh karena
luasnya bidang di mana mungkin terjadi perubahan-perubahan tersebut, maka
peruabahan-perubahan tadi sebagai proses hanya akan dapat diketemukan oleh
seseorang yang sempat meneliti dari kehidupan suatu masyarakat pada suatu waktu
tertentu dan kemudian membandingkannya dengan susunan serta kehidupan masyarakat
tersebut pada waktu yang lampau. Seseorang yang tidak sempat untuk menelaah
susunan dan kehidupan masyarakat desa di Indonesia, misalnya, akan berpendapat
bahwa masyarakat desa tersebut tidak maju dan bahkan tidak berubah sama sekali.
Pernyataan tersebut di atas biasanya didasarkan atas suatu pandangan sepintas
lalu yang kurang teliti serta kurang mendalam, oleh karena tidak ada suatu
masyarakatpun yang berhenti pada suatu titik tertentu di dalam perkembangannya
sepanjang masa. Sulit untuk menyatakan bahwa masih banyak masyarakat-masyarakat
desa di Indonesia yang masih terpencil.
Para sarjana
sosiologi pernah mengadakan suatu klasifikasi antara masyarakat yang statis
dengan masyarakat yang dinamis. Masyarakat yang statis dimaksudkan sebagai
suatu masyarakat dimana terjadinya perubahan-perubahan secara relatif sedikit
sekali, sedangkan perubahan-perubahan tadi berjalan dengan lambat. Masyarakat
yang dinamis merupakan masyarakat yang mengalami berbagai perubahan-perubahan
yang cepat. Memang, setiap masyarakat pada suatu masa dapat dianggap sebagai
masyarakat yang statis, sedangkan pada masa lainnya dianggap sebagai masyarakat
yang dinamis. Perubahan-perubahan bukanlah semata-mata berarti suatu kemajuan
belaka, akan tetapi dapat pula berarti suatu kemunduran dari masyarakat yang
berangkutan yang menyangkut bidang-bidang tertentu.
Sebagai suatu
pedoman menurut Selo Soemarjan (1962:379), bahwa kiranya dapatlah dirumuskan
bahwa perubahan-perubahan sosial adalah segala perubahan-perubahan yang terjadi
pada lembaga-lembaga sosial di dalam suatu masyarakat, yang mempengaruhi sistem
sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap-sikap dan pola-pola
perikelakuan di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Dari perumusan
tersebut kiranya menjadi jelas bahwa tekanan diletakkan pada lembaga-lembaga
sosial sebagai himpunan kaidah-kaidah dari segala tingkatan yang berkisar pada
kebutuhan-kebutuhan pokok manusia, perubahan-perubahan mana kemudian
mempengaruhi segi-segi lainnya dari struktur masyarakat.
Kampanye
perubahan sosial adalah suatu usaha yang
terorganisir yang dilakukan suatu kelompok (agen perubahan) untuk mempengaruhi
orang lain(pencapaian target) agar menerima, mengubah ide‐idebaru, sika , elatihandan erilaku mereka.
Unsur‐unsur pokok dalam proses kampanye perubahan sosial:
- Cause (alasan/penyebab), tujuan
agen perubahandalampersoalan sosial yang diinginkan
- Change Agent (Agen pembaharuan), mencakup individu , organisasi yang
bertujuan membawa masyarakat/targetadopter kearah perubahan
sosial
- Target Adopter , mencakup individu, kelompok, populasi yang fokus terhadap
perubahan sosial
- Channel (saluran),
saluran komunikasi dan distribusi ke lokasi sasaran perubahansosial
- Change Strategy (strategi perubahan), pengaturan dan
program-program yang di buat oleh agen
perubahan dan dilakukan secara terencana agar mencapai tujuan
yangdiharapakan, yakni perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku
Ada 3 (tiga) unsur perubahan sosial (3-P) yaitu:
-
Pengiriman secara pribadi
-
Persentase
-
Proses penyampaian
Contoh Kampanye
perubahan sosial di Bidang kesehatan yaitu
contohnya kekurangan gizi bagi bayi dan anak,bahaya penyakit jantung. Sedang di
Bidang lingkungan contohnya yaitu pemanfaatan air bersih dan sanitasi
lingkungan,polusiudara,pencemaran
Sumber:
Muliadi, Nur.2008.Hukum
Dan Perubahan. [Online] Available at:
http://muliadinur.wordpress.com/2008/03/25/hukum-perubahan-sosial/ [Accessed 25 December 2012].
Yanti,
Setianti.2008.
Kampanye
dalam merubah sikap khalayak. [Online] Available at:
http://pustaka.unpad.ac.id/wp-content/uploads/2009/01/kampanye_dalam_merubah_sikap.pdf [Accessed 25 December 2012].
Tidak ada komentar:
Posting Komentar